Benchmarking Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta ke Prodi S-1 Kecerdasan Artifisial Unesa
Surabaya, 21 Juli 2026. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dalam rangka memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi sekaligus menjajaki implementasi kerja sama di bidang Tridarma Perguruan Tinggi. Berawal dari surat permohonan kunjungan dari Ketua Program Studi Matematika FAST UAD, Dr. Dian Eka Wijayanti. S.Si, M.Si kepada Koordinator Program Studi S-1 Kecerdasan Artifisial Unesa mengenai pengelolaan kurikulum berbasis kompetensi di bidang Kecerdasan Artifisial dan implementasi dalam IDUKA, manajemen dan pemanfaatan laboratorium kecerdasan artifisial dan peluang kerjasama bidang Tridarma. Benchmarking tersebut dihadiri oleh empat program studi di lingkungan FMIPA UNESA yaitu Program Studi S-1 Kecerdasan Artifisial, S-1 Sains Data, S-1 Sains Aktuaria dan S-1 Matematika beserta tim kerjasama FMIPA dan dua program studi dari UAD yaitu Matematika dan Sistem Informasi beserta tim Fakultas Sains dan Teknologi Terapan UAD.
Kunjungan tersebut menjadi forum strategis untuk saling berbagi pengalaman mengenai pengembangan program studi baru, penyusunan kurikulum, penguatan tata kelola akademik, hingga peluang kolaborasi dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Delegasi FSAT UAD dipimpin oleh Dr. Dian beserta jajaran pimpinan fakultas dan tim pengembangan program studi yang ingin memperoleh wawasan mengenai pengelolaan program studi berbasis teknologi masa depan di FMIPA UNESA. Pada sesi pemaparan, Dr. Elly Matul Imah, M.Kom., selaku Koordinator Program Studi S-1 Kecerdasan Artifisial FMIPA UNESA memaparkan arah dan kurikulum Program Studi S-1 Kecerdasan Artifisial. Beliau menyampaikan bahwa kurikulum dirancang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori tetapi juga menekankan penyelesaian berbagai permasalahan nyata dan wadah bagi mahasiswa yang begitu cepat belajar mengenai perkembangan teknologi khususnya berbasis Artificial Intelligence (AI). Konsep tersebut mendapat apresiasi dari tim FSAT UAD. Menurut Bapak Imam Azhari, S.Si, M.Sc dari Prodi Sistem Informasi UAD, pendekatan yang diterapkan Program Studi S-1 Kecerdasan Artifisial UNESA memberikan perspektif baru mengenai pengembangan pendidikan AI yang adaptif terhadap kebutuhan nasional sekaligus realistis dari sisi sumber daya.
Dalam diskusi yang berlangsung
interaktif, kedua institusi juga membahas berbagai peluang kolaborasi di masa
mendatang. Dr. Dian berharap hubungan yang terjalin tidak berhenti pada
kegiatan benchmarking, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan
dalam berbagai bidang. Menanggapi hal tersebut, ketiga program studi di FMIPA
UNESA yaitu S-1 Kecerdasan Artifisial, S-1 Sains Data dan S-1 Sains Aktuaria,
menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Selain membuka peluang penelitian
kolaboratif dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, FMIPA UNESA juga
menawarkan berbagai bentuk mobilitas dosen dan mahasiswa seperti pertukaran
dosen untuk kegiatan pengajaran, kolaborasi perkuliahan, magang riset
mahasiswa, penelitian bersama, hingga pengembangan publikasi ilmiah.