ETIKA BERBUSANA DI LINGKUNGAN KAMPUS MAHASISWA S-1 KECEDASAN ARTIFISIAL
ETIKA BERBUSANA DI LINGKUNGAN KAMPUS MAHASISWA
S-1 KECEDASAN ARTIFISIAL FMIPA UNESA
Dalam rangka
menciptakan suasana akademik yang profesional, tertib, dan mencerminkan
nilai-nilai kesopanan, seluruh sivitas akademika diharapkan untuk menjaga etika
berpenampilan selama berada di lingkungan kampus. Penampilan yang rapi dan
sopan tidak hanya mencerminkan sikap hormat terhadap diri sendiri, tetapi juga
terhadap lingkungan dan komunitas akademik.
|
No. |
Mahasiswa |
Mahasiswi Tidak Berkerudung |
Mahasiswi Berkerudung |
|
1 |
Baju berlengan dan berkerah |
Baju berlengan dan berkerah/ blus
formal, tidak ketat dan tidak transparan |
Pakaian longgar, tidak ketat, dan
tidak transparan |
|
2 |
Celana panjang hingga mata kaki |
Celana panjang atau rok di bawah
lutut, tanpa belahan |
Blus formal/pakaian muslim dengan celana panjang atau
rok panjang |
|
3 |
Rambut rapi dan bersih |
Rambut rapi; rambut panjang
sebaiknya diikat. Diperbolehkan anting di telinga |
Jilbab rapi dan tidak transparan |
|
4 |
Menggunakan sepatu |
Menggunakan sepatu |
Menggunakan sepatu |
|
5 |
Berpenampilan rapi dan selaras
dengan identitas laki-laki |
Berpenampilan rapi dan selaras
dengan identitas perempuan |
Berpenampilan rapi dan selaras
dengan identitas perempuan |
Tidak Diperbolehkan:
|
1. |
Pakaian tipis, ketat, robek, atau
menampakkan bagian tubuh sensitif |
|
2. |
Kaos/kemeja tanpa lengan |
|
3. |
Menampilkan tato |
|
4. |
Tindik pada wajah, kepala, atau bagian tubuh lainnya |
|
5. |
Khusus mahasiswi, tindik di
telinga diperbolehkan |
Salam hangat AI,
Korprodi S1-Kecerdasan Artifisial
Dr. Elly Matul Imah, M. Kom.
NIP. 198204052005012002