Raih Pendanaan Penelitian Kompetitif Mahasiswa LPPM UNESA 2026 Tim Mahasiswa S-1 Kecerdasan Artifisial Meneliti Sistem Cerdas Deteksi Perundungan Dukung SDG 4, 10 dan 16
Surabaya,. Tim
mahasiswa Program Studi S-1 Kecerdasan Artifisial Universitas Negeri Surabaya
(UNESA) meraih Pendanaan Penelitian Kompetitif Mahasiswa Lembaga Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNESA 2026. Tim mahasiswa yang diketuai
oleh Devain Rirung Samperuru dengan anggota Yoga Candra Putra, Christofarel
Rumana Putra, Shendy Arziana Cahyani dan Fitri Nur Aini serta dibimbing oleh
Dr. Elly Matul Imah berhasil memperoleh pendanaan sebesar lima juta rupiah yang
diselenggarakan oleh LPPM UNESA. Pendanaan ini diberikan sebagai dukungan
terhadap pengembangan riset inovatif yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat
dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Tim mahasiswa mengusulkan
penelitian berjudul “Sistem Cerdas Deteksi Perundungan Berbasis Multimodal Data
Menggunakan Multitask Learning”. Penelitian ini berfokus pada pengembangan
teknologi kecerdasan artifisial untuk mendeteksi perilaku perundungan (bullying)
secara lebih akurat dengan memanfaatkan berbagai jenis data (multimodal data)
yang dianalisis secara terintegrasi menggunakan pendekatan multitask learning.
Perundungan baik di lingkungan pendidikan maupun ruang digital masih menjadi
tantangan sosial yang memerlukan perhatian serius. Melalui penelitian ini, tim
mahasiswa berupaya mengembangkan sistem cerdas yang mampu mengenali berbagai
indikator perundungan secara otomatis sehingga dapat menjadi alat bantu dalam
upaya pencegahan dan penanganan kasus bullying secara lebih dini. Pendekatan
multimodal dipilih karena perilaku perundungan tidak selalu muncul dalam bentuk
teks, tetapi juga dapat tercermin melalui ekspresi visual, intonasi suara,
maupun kombinasi berbagai bentuk komunikasi lainnya.
Pendanaan yang diperoleh akan digunakan untuk mendukung seluruh tahapan penelitian, mulai dari pengumpulan dan pengolahan data, pengembangan model kecerdasan artifisial, pengujian sistem, hingga diseminasi hasil penelitian. Kegiatan penelitian direncanakan berlangsung hingga akhir tahun 2026, sehingga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menghasilkan luaran penelitian yang berkualitas dan berpotensi dipublikasikan pada forum ilmiah maupun jurnal bereputasi. Keberhasilan memperoleh pendanaan kompetitif ini menunjukkan kapasitas mahasiswa S-1 Kecerdasan Artifisial UNESA dalam menghasilkan gagasan penelitian yang inovatif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain menjadi wadah penguatan kompetensi riset mahasiswa, program ini juga mendorong lahirnya solusi berbasis teknologi yang dapat memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai permasalahan sosial di era digital. Timeline pebelitian mahasiswa LPPM UNESA 2026 seperti pada gambar berikut:
Penelitian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penciptaan lingkungan belajar yang lebih aman dan inklusif, SDG 10 (Reduced Inequalities) melalui upaya pencegahan diskriminasi dan perundungan, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan mendukung terciptanya lingkungan sosial yang damai dan bebas kekerasan. Program Studi S-1 Kecerdasan Artifisial UNESA mengucapkan selamat kepada tim mahasiswa penerima pendanaan Penelitian Kompetitif Mahasiswa LPPM UNESA 2026. Semoga penelitian yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, menghasilkan inovasi yang bermanfaat, serta semakin memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan UNESA.