Program Studi S1Kecerdasan Artifisial Universitas Negeri Surabaya (UNESA) tengah menyiapkan kebijakan dan roadmap Penelitian Kecerdasan Artifisial/ Artificial Intelligence (AI) sebagai langkah strategis menuju Globalization & Industrial AI Transformation. Peta jalan ini disusun sebagai upaya untuk mewujudkan visi sebagai program studi yang unggul dalam penguasaan dan penerapan keilmuan kecerdasan artifisial dengan menjunjung etika profesional serta nilaiedu-technopreneurship di tingkat nasional dan bereputasi global. Melalui misi penyelenggaraan pendidikan berkualitas, peningkatan riset inovatif, penerapan ilmu AI yang bermanfaat bagi masyarakat, serta kemitraan dengan industri dan lembaga pendidikan dalam maupun luar negeri, Prodi S1 Kecerdasan Artifisial UNESA menyusun Roadmap Pengembangan dan Riset Kecerdasan Artifisial sebagai panduan strategis untuk penguatan ekosistem akademik dan riset berbasis kecerdasan artifisial yang berdaya guna bagi pendidikan, industri, dan masyarakat. Roadmap ini menggambarkan arah strategis pengembangan riset dan penerapan AI dari tahap fundamental hingga transformasi industri global.


Sebelum tahun 2025, kegiatan riset difokuskan pada tahap Data Gathering dan Fundamental Research guna membangun fondasi keilmuan dan kapasitas riset AI. Beberapa capaian penting meliputi pengembangan sistem analisis neuro-kognisi berbasis Brain Computer Interface (BCI) dan Eye Tracking, AI untuk deteksi dini Autism Spectrum Disorder menggunakan BCI dan Eye Tracking, pengembangan AI untuk deteksi COVID-19 bekerja sama dengan ITB, RSCM UI, dan BRIN, sistem SmartCCTV untuk deteksi kekerasan, analisis Big Data untuk pengawasan penyalahgunaan dana sosial, serta deteksi retakan menggunakan Deep Learning berbasis citra UAV.

Periode 2025–2026, prodi ada di fase Enhancement & Network Collaboration yang sejalan dengan misi untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi riset lintas bidang. Fokus utamanya mencakup pengembangan AI in Education Proctor untuk pengawasan ujian, Multitasking Smart CCTV untukdeteksi kekerasan, pelecehan, dan kecurangan akademik, deteksi kanker serviks melalui citra kolposkopi, analisis tingkat keparahan Tuberkulosis berdasarkan citra rontgen dada, prediksi banjir berbasis machine learning dan data media sosial, analisis Big Data untuk keadilan sosial, serta penerapan AI dalam bidang olahraga dan terapi anak dengan ASD.

Pada fase 2027–2029, roadmap memasuki tahap Research Adoption &Recognition, sejalan dengan misi prodi dalam meningkatkan kualitas penelitian dan menghasilkan inovasi yang berdaya saing global. Tahap ini berfokus pada penerapan hasil riset AI di dunia nyata serta pengakuan di tingkat nasional dan internasional. Bidang pengembangan utama meliputi EducationTechnology, Smart City, Medical AI, Environment &Social AI, Health Inclusion, dan AI for Art & Creativity. Pada periode ini, diharapkan lahir berbagai inisiatif dan startup berbasis AIhasil kolaborasi dosen dan mahasiswa sebagai wujud nyata dari semangatedu-technopreneurship yang diusung oleh prodi.

Fase 2030–2034diarahkan pada Research Commercialization & Knowledge Valorization, denganfokus pada hilirisasi hasil riset menjadi produk dan layanan yang bernilai ekonomi sekaligus memberikan dampak sosial positif. Bidang yang dikembangkan meliputi Smart Education, Smart Health, Smart Environment,Smart Governance, dan Creative Industry. Kegiatan riset diarahkanuntuk memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis AI melalui pembentukan inkubasi startup, kemitraan strategis dengan industri dan pemerintah, serta pengembangan inovasi terapan berbasis hasil penelitian.

Sebagai visi jangka panjang setelah tahun 2034, Prodi S1 Kecerdasan Artifisial UNESA menargetkan terbentuknya National AI-Based Entrepreneurial Research Center,yakni pusat riset kewirausahaan berbasis AI tingkat nasional yang menjadi motor penggerak kolaborasi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat. Tahap inimenandai pencapaian tujuan besar prodi dalam mewujudkan Globalization &Industrial AI Transformation, yaitu transformasi menuju universitas berbasis kecerdasan artifisial yang berdaya saing global, inovatif, dan berkontribusinyata bagi kemajuan bangsa.